BERITA TERKINI

Pertama Dalam Sejarah, Unwir Mewisuda Pasca Sarjana

Written By K2-911FM on 22 Apr 2014 | 22.35


INDRAMAYU – K2 FM – Selasa,22/4-2014, 22:35 WIB

                        Dalam sejarah sejak berdirinya universitas kebanggaan Indramayu ini, Wisuda XXVII Universitas Wiralodra tahun ini, merupakan wisuda perdana untuk program pasca sarjana. Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu melantik 418 mahasiswa yang dinyatakan lulus program Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2) di Aula Nyi Endang Darma Ayu Unwir Indramayu, Selasa (22/4).

                        “Wisuda kali inipun adalah wisuda terakhir dalam masa jabatan saya sebagai rektor,” kata Rektor Unwir Dr. H. Tohidin, Ir. MP yang akan mengakhiri masa baktinya tahun 2014.  Tohidin memohon maaf bila terdapat kekurangan selama ia memimpin Unwir selama dua periode.  Di sela kebanggaan Unwir yang mencetak sarjana S1 dan S2, rasa duka menyelimuti seluruh civitas akademika atas meninggalnya Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Murip Yahya, M.Pd.

                        Wisuda XXVII Unwir tahun 2014 dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah IV Prof. Dr. Ir. Abdul Hakim Halim, M.Si, Koordinator Kopertais Wilayah II Prof. Dr. H. Ali Abdul Rohim, Wakil Bupati Indramayu Drs. H. Supendi, M.Si, Ketua Yayasan Unwir, anggota Senat, civitas akademika, wisudawan beserta keluarga wisudawan dan undangan.

                        Tohidin akan bangga bila ilmu yang didapat selama di bangku kuliah, dapat di-implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.  “Teruslah belajar karena tidak ada kata akhir untuk menuntut ilmu,” katanya.  Tetaplah menjalin tali silaturahmi, baik sesama alumni maupun antara alumni dengan almamater. Ia mengharapkan kepada wisudawan untuk menyebarkan hal-hal baik tentang keberadaan kampus Unwir.  Pihaknya juga sangat membuka diri jika alumnus menemukan kendala ketika berada di tengah masyarakat kelak.  

Salah seorang wisudawan Abdul Majid (29) tak dapat membendung rasa suka cita setelah dinyatakan berhasil menyandang predikat pasca sarjana Unwir.  Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan prodi Bahasa Inggris ini mengatakan, momentum wisuda tidaklah diartikan telah selesai menuntut ilmu.  “Proses wisuda adalah langkah awal untuk mengabdikan disiplin ilmu menjadi lebih bermanfaat serta dapat dikembangkan guna membangun kemaslahatan nusa, bangsa dan agama,” ujar pria kelahiran Rambatan Wetan ini kepada K2 FM usai diwisuda. 

Majid menambahkan, semoga wisuda ini berkah dan bermanfaat, sambil menyelipkan sebuah pesan : all of people is the best yourself, karena ia memegang prinsip where there is a will, there is a way, di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan.  (Jeffry)
  
 Keluarga wisudawan hadir di aula Nyi Endang Darma Ayu.  (Photo : G. Azis/K2 FM)

SMA N 1 Sindang Siap Gelar Pensi


INDRAMAYU – K2 FM – Selasa,22/4-2014, 15:39 WIB

                        Musim perpisahan sekolah sudah mulai terasa, seiring akan berakhirnya tahun ajaran 2013-2014. Tradisi perpisahan untuk melepas siswa ditandai dengan acara pentas seni.  Istilah 'pensi' biasanya berlaku di sekolah SMP/SMA sebagai rasa syukur atas kelulusan siswa yang telah tiga tahun menimba ilmu.  Maka untuk memeriahkan sebuah pensi, sekolah tertentu bisa saja menganggarkan dana hampir ratusan juta rupiah.

Sebuah sekolah terpandang di Indramayu SMA N 1 Sindang mematok anggaran biaya untuk pelaksanaan pensi sebesar Rp. 84 juta lebih. Sekolah yang pernah menyandang RSBI itu bakal menggelar pensi bertajuk Projection of SASI pada hari Sabtu 10 Mei 2014. Pensi bukan hanya menjadi agenda tahunan sekedar perayaan kelulusan siswa. Bagi SASI (sebutan SMA N 1 Sindang), pensi bertujuan membangun dan mempererat tali silaturahmi antar pelajar se-Propinsi Jawa Barat. 

Selain melibatkan seluruh internal siswa untuk penyelenggaraan bazaar, kabaret, lomba nyanyi solo, pameran seni, prince and princess, Khotmil Qur’an, pawai dan kirab budaya, SASI menggelar pula sejumlah kompetisi antar pelajar SMA se-Wilayah III Cirebon, di antaranya parade band, motrance (modern and traditional dance), lomba olimpiade MIPA, recycling, stand up comedy, lomba fotografi dan lain-lain. 

Tiap sekolah menganggarankan biaya untuk pelaksanaan pensi tergantung berapa besar sekolah menggalang dana, baik bersumber dari kas sekolah maupun sumbangan orang tua murid.  Tak jarang pihak sponsor turut menyokong kesuksesan pelaksanaan pensi.  Pada proposal Projection of SASI yang tak mencantumkan komite sekolah itu, pihak sekolah mengandalkan bantuan dana sponsor sekitar Rp. 40 juta.  

Segudang jenis kegiatan itu melibatkan anggota OSIS dan 43 siswa-siswi SMA N 1 Sindang dalam kepanitiaan.  “Kami berencana mendatangkan band Last Child pada acara pensi nanti,” kata Ketua OSIS SMA N 1 Sindang Steven Saputro tanpa menyebut tarif band pelantun lagu "Pedih" tersebut.  (Jeffry)                   

Elsa Safira : Penonton Indramayu Tertib !!

Written By K2-911FM on 20 Apr 2014 | 21.11


INDRAMAYU – K2 FM – Minggu,20/4-2014, 21:13 WIB

                        Artis penyanyi dangdut  Elsa Safira menilai, penonton dangdut Indramayu sangat tertib.  Ia menghargai penonton yang biasanya rese, kali ini tak ada keributan.  Hal itu diungkapkan saat ia pentas diiringi OM Monata di lapangan Karangsong pada acara hiburan pesta laut siang tadi.

                        Entah sebuah trik pujian agar penonton santun, yang pasti secara jujur, penyanyi asal Kediri ini melihat aksi joget penonton di depan panggung masih sebatas wajar dan tertib. Meski disengat terik mentari, penonton yang kebanyakan kalangan muda menikmati sajian lagu-lagu dangdut koplo.  

Elsa Safira adalah satu dari sebelas penyanyi dangdut yang diboyong OM Monata ke Indramayu dalam rangka menghibur nelayan Karangsong pada gelaran nadran Karangsong, Minggu (20/4).  Sosok penyanyi Elsa yang dibalut busana warna kuning di atas ‘stage’ tampak sangat mencolok, meski dilihat penonton dari arah kejauhan. Ia membawakan tiga lagu berturut-turut setelah Niken Aprela, Ria Mustika dan Anjar Agustin.  

Meski baru pertama kali menghibur penikmat dangdut Indramayu, Elsa mengaku ada sebuah ikatan kekeluargaan antara dirinya dan penonton.  “Saya bangga, pertemuan pertama ini dapat menciptakan kebersamaan. Luar biasa !!,” teriak penyanyi kelahiran 1 Mei 1994 yang pernah menjadi kontestan Stardut Indosiar ini.     

Seperti diprediksi semula, jalanan seputar ‘venue’ dipadati warga dari segala penjuru, lantaran penyanyi-penyanyi top Jawa Timur itu sangat ditunggu kehadirannya. Tak tanggung-tanggung, ibarat squad sepakbola yang akan bertanding, OM Monata menyertakan sebelas artis andalan dengan menyanyikan lagu-lagu Kereta Malam, Goyang Oplosan dan lain-lain.  Salah satu lagu yang dinyanyikan Elsa, Hitam Putih menjadi lagu ke-tiga ditampilkan di atas panggung.  

OM Monata kembali menyapa penonton malam ini selepas pesta peluncuran kembang api.  (Jeffry)

                                  Penonton meluber di depan panggung                                       

Penonton menangis tertabrak kendaraan

Penonton antre di atas jembatan bambu.

 Elsa Safira on stage.  (Photo : Jeffry-K2 FM)

Hari Ini Puncak Acara Nadran Karangsong


INDRAMAYU – K2 FM – Minggu,20/4-2014, 10:10 WIB

                        Pesta laut (nadran) nelayan Karangsong Kecamatan Indramayu yang dihelat hari ini, Minggu (20/4) dipastikan membuat arus lalu-lintas di sekitar lokasi macet.  Apalagi hari ini digelar arak-arakan berupa sesajen yang bakal dilarung ke laut sebagai salah satu prosesi ritual nadran.

                        Kemacetan sudah mulai tampak sejak kemarin di sekitar KPL Mina Sumitra jalan Pantai Song dan perempatan Karang Turi.  Sabtu (19/4) sore, warga dihibur pagelaran wayang kulit Langen Budaya.  Sementara di halaman kantor KPL Mina Sumitra disiapkan miniatur perahu yang akan membawa sesajen dan kepala kerbau untuk diarak menuju Pantai Song.

                        Sesuai jadwal prosesi pelaksanaan Nadran Karangsong, hari ini diisi dengan upacara pelepasan meron.  Sedangkan di TPI Karangsong, masih digelar wayang Kulit Langen Budaya bersama dalang H. Rusdi.  Selain hiburan gratis bagi warga nelayan setempat berupa seni tradisional, panitia mendatangkan OM Monata bertempat di Yayasan Karangsong. Orkes Melayu asal Jatim ini kembali pentas malam nanti, didahului dengan pesta kembang api pada pukul 19.30 WIB.  

Sejumlah nelayan dalam beberapa pekan terakhir sengaja melabuhkan perahu, khusus untuk menyaksikan pesta laut ini. Bahkan komunitas nelayan asal Indramayu dari Muara Angke, Cilincing, Kali Baru, Koja di Jakarta Utara turut hadir. 

Puncak kegiatan pesta laut (nadran) Karangsong, sebagai perwujudan syukur atas hasil laut yang melimpah bagi mayoritas nelayan yang berpenghasilan dari melaut. Selain itu, pesisir Karangsong menjadi tempat pemberangkatan wisatawan untuk melakukan perjalanan ke Pulau Biawak.  Sebagian nelayan Karangsong memanfaatkan untuk mendapatkan pendapatan tambahan dalam penyeberangan wisatawan ke pulau yang berjarak 40 mil tersebut.  (Jeffry)

Pengunjung K2FM

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger