BERITA TERKINI

OM Monata Akan Semarakkan Nadran Karang Song

Written By K2-911FM on 18 Apr 2014 | 10.12


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,18/4-2014, 10:12 WIB

                        Sejak 2000’an hingga sekarang, dangdut koplo begitu mem-booming.  Aliran dangdut baru bernama Dangdut Koplo sebenarnya adalah subgenre dari musik dangdut dengan ritme atau beat lebih cepat daripada dangdut konvensional.  Salah satu orkes melayu pengusung irama ini OM Monata akan tampil menghibur warga nelayan Karang Song lewat acara pesta laut Nadran Karang Song, pada hari Minggu 20 April 2014.

                        OM Monata akan membawa seperangkat alat musik dan tata panggung megah, ditambah 8 personil dan 8 artis penyanyi.  “Kami akan berangkat dari Sidoarjo besok (Sabtu 19/4-red) pukul 10.00 pagi menuju Indramayu,” kata Manajer Operasional OM Monata Albert Susanto kepada K2 FM dihubungi lewat telpon. Kehadiran mereka bakal disambut antusiasme warga setempat. Artis penyanyi yang tergabung pada OM Monata : Lely Yuanita, Ria Mustika, Sodiq, Utami Dewi Fortuna, Lilin Herlina, Elsa Safira.  OM Monata mengadakan  pentas dua kali, siang dan malam.  

                        “Tanggal 20 April nanti adalah penampilan pertama OM Monata di Indramayu.  Kemarin, kami mengiringi Zaskia Gotik di salah satu kota di Jatim, pengunjungnya lumayan buanyak,” terangnya.  Karena akan tampil di Kota Mangga, otomatis pembuatan video klip yang tengah digarap OM Monata tertunda.  “Sekarang ini kita sedang membuat vidklip penyanyi dangdut Agustine di Banyuwangi,” kata Albert.  

OM Monata disebut-sebut salah satu orkes melayu terkenal selain OM Palapa, OM Sera, OM Mahkota, OM RGS dan OM Sagita. Tampilan orkes melayu kebanggaan Jawa Timur tersebut selalu ditunggu kalangan masyarakat pantura ketika menggelar pesta hajatan seperti perkawinan, khitanan, hari besar dan pesta laut (nadran).  Nama kelompok dangdut itu semakin populer lantaran dibuat video untuk disebar dalam bentuk VCD/DVD dan you tube. Bahkan lagu Aku Ora Popo oleh Niken Aprela iringan OM Monata kini sedang hits.

                        Tradisi nadran atau pesta laut Karang Song, merupakan agenda rutin dua tahun sekali nelayan Karangsong Kecamatan Indramayu. Ritual ini merupakan wujud rasa syukur nelayan atas berkah dan melimpahnya hasil tangkapan nelayan.  Kebudayaan ini juga mampu menarik para wisatawan lokal dan asing untuk mengunjungi wisata Karangsong, bahkan menjadi objek penelitian dan studi kalangan akademisi.

                        Kepada K2 FM, Albert mengaku buta akan peta wilayah Indramayu.  Sejumlah pertanyaan dilontarkannya, apa arti nadran dan di mana letak Karang Song.  (Jeffry)

Media Center Belum Dimanfaatkan Masyarakat

Written By K2-911FM on 17 Apr 2014 | 15.40


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,17/4-2014, 15:39 WIB

                        Meski Media Center telah resmi dioperasikan dan terbuka untuk umum, namun hingga saat ini belum dimanfaatkan masyarakat.  Padahal fasiltas yang disediakan seperti tempat, komputer dan internet sengaja ditujukan untuk kepentingan jurnalistik wartawan dan kebutuhan masyarakat terhadap jejaring sosial.

                        Bidang Kominfo Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu menyediakan tujuh unit komputer, printer, scanner, photocopy lengkap dengan sarana internet di  ruang Media Center.  Lokasinya berada di salah satu ruang radio Kijang Kencana (K2 FM) di jalan Radio 6 BTN Lama Indramayu.

                        “Pengadaan perangkat ini merupakan bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI kepada Dishubkominfo Indramayu untuk penyelenggaraan layanan informasi publik,” kata Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika Dra. Laela Hosilawati, M.Si saat berdialog dengan K2 FM, Selasa lalu.  

Pemberian perangkat yang 100 % masih baru ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan, penyebar luasan, dan penyerapan informasi publik berbasis teknologi informasi.  Hal itu sejalan dengan misi Kemenkomifo, terwujudnya Indonesia informatif, menuju masyarakat sejahtera melalui pembangunan kominfo berkelanjutan, yang merakyat dan ramah lingkungan dalam kerangka NKRI.   

Laela mengatakan, pengguna Media Center yang dilengkapi pendingin ruangan ber-AC itu tidak dipungut biaya alias gratis, namun pihaknya dituntut membuat aturan yang jelas guna mengantisipasi penggunaan yang tak sesuai peruntukkannya.  “Jika terbuka untuk umum, dikhawatirkan digunakan pula oleh anak sekolah pada saat jam belajar untuk bermain game on line,” kata Ani seorang ibu rumah tangga.

Menyikapi hal itu, Laela membatasi penggunaan Media Center dalam perhitungan jam.  Media Center dibuka mulai Senin – Jum’at tiap pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB.  Pengguna diharapkan menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan ruangan, serta memperlakukan fasilitas sebaik-baiknya.  (Jeffry)

SD N Margadadi 5 Gelar Lomba Memperingati Hari Kartini


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,17/4-2014, 13:21 WIB

                        SD Negeri Margadadi 5 Indramayu menyelenggarakan Lomba Nyanyi dan Lomba Mewarnai dalam rangka menyambut Hari Kartini 2014.  Lomba diikuti puluhan siswa sekolah taman kanak-kanak (TK), mengambil tempat di ruang kelas SD N Margadadi 5 jalan Letjen S. Parman Indramayu.

                        Naura Ata Carneta dari TK Bahari merebut juara pertama Lomba Nyanyi perorangan (solo).  Naura mengumpulkan nilai total 801 mengungguli juara ke-dua Bunga Firdaus dari TK Cendekia dengan nilai 793.  Juara ke-tiga diraih Gifti Anzala Sabila asal TK Negeri Pembina, nilai 766. 

                        Lomba Nyanyi diikuti 18 anak/peserta dari sejumlah sekolah taman kanak-kanak yang berada di lingkungan Kecamatan Indramayu. Tiap anak membawakan lagu Aku Anak Indonesia ciptaan AT Mahmud.  Kriteria yang dinilai meliputi suara, penampilan, pembawaan dan busana.

                        Di tempat yang sama, juga dilaksanakan Lomba Mewarnai dengan jumlah peserta 143 anak. Sehubungan membludaknya peserta, panitia harus menyediakan 4 ruang kelas untuk kegiatan lomba. Praktis tak ada kegiatan belajar mengajar pada sekolah tersebut.  “Hari ini, aktivitas pelajar dan guru terkonsentrasi pada pelaksanaan lomba dalam rangka peringatan Hari Kartini,” kata Kepala Sekolah SD N Margadadi 5 Indramayu Siswanto, S.Pd.

         Ditambahkan Siswanto, tujuan diadakan lomba ini untuk menggali dan mengembangkan bakat serta minat seni anak-anak TK.  Ia juga membenarkan saat K2 FM menanyakan apakah terkait promosi sekolah. “Ya, salah satunya juga mengenalkan kepada anak dan orang-tua akan keberadaan sekolah ini jelang tahun ajaran baru,” lanjutnya.

       Kegiatan ini kata Siswanto, akan berlanjut dengan puncak acara peringatan Hari Kartini yang digelar 23 April 2014. Seluruh siswa akan berpawai mengenakan baju tradisional mengitari kota Indramayu serta pentas seni di halaman sekolah. 

                        Pada Lomba Nyanyi itu, juara harapan 1 sampai 3 diraih Wendi Prabu (TK Pahlawan), Nurul Fatiha (TK Sehati) dan Nanda Putri Pelangi (TK Miftahul Ulum).  Di tempat lomba juga digelar ‘selling product’ minuman susu Zee, susu kaya gizi produk Kalbe Nutritionals.  (Jeffry)                      

                                                    Penonton, guru pembimbing & orang tua peserta.  (Photo : Jeffry/K2 FM)

Duta Batik Indramayu Dikirim Ke Propinsi Jawa Barat

Written By K2-911FM on 16 Apr 2014 | 15.53


INDRAMAYU – K2 FM – Rabu,16/4-2014, 15:53 WIB

                        “Pemilihan Putera-Puteri Batik Dermayu 2014” akan digelar akhir Mei mendatang.  Pemenangnya dipersiapkan untuk menjadi Duta Batik Indramayu ke tingkat Propinsi Jawa Barat di Bandung.  Publikasi pelaksanaan PPPBD 2014 mulai disebar oleh Paguyuban Nok-Nang Dermayu selaku penyelenggara kegiatan, bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata Indramayu.

                        Ketua pelaksana Hanif Prasetyo kepada K2 FM mengatakan, melalui ajang ini dimaksudkan untuk mempromosikan motif batik Dermayu di kalangan generasi muda terutama pelajar/mahasiswa dan sebagai wahana pembinaan serta kecintaan terhadap budaya/pariwisata daerah. 

                        Lebih lanjut kata Hanif, pendaftaran dibuka mulai 1 – 18 Mei 2014 di kantor Disporabudpar jalan Gatot Subroto 4 Indramayu dengan membayar pendaftaran Rp. 100.000/orang.  Persyaratan lain, fotokopi KTP/Kartu pelajar-Mahasiswa yang berusia antara 16 – 24 tahun, photo ukuran 3R sebanyak 2 lembar dan ukuran 3 x 4 sentimeter 2 lembar.  Panitia mewajibkan tinggi badan peserta puteri minimal 165 sentimeter dan putera 170 sentimeter.

                        “Meskipun pelaksanaan grand final berlangsung Sabtu 24 Mei 2014, tapi kabar tentang Pemilihan Putera-Puteri Batik Dermayu telah banyak direspon oleh pengguna sosial media,” kata Hanif didampingi sie acara Danu Anggoro. Demikian pula dengan dukungan sejumlah sponsor.  Ia tak mengira partisipasi pendukung acara sangat besar terhadap pelaksanaan PPPBD 2014.

                        Pada tahap audisi, peserta harus mengikuti wawancara, tes lisan/tulis meliputi pengetahuan motif batik dan filosofinya dan kecakapan bahasa daerah/asing.  Sedangkan di grand final akan dinilai tata krama/etika, keserasian tata rias wajah, rambut, busana, performance dan gaya bertutur di depan umum. 

                        Bagi juara pertama “Putera-Puteri Batik Dermayu 2014” berhak mewakili Kabupaten Indramayu pada Pemilihan Putera Puteri Batik Jawa Barat dan Nusantara di bandung.  (Jeffry)

Kadishubkominfo Ingatkan Meminta Karcis Ketika Parkir


INDRAMAYU – K2 FM – Rabu,16/4-2014, 13:51 WIB

                        Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu Drs. H. Zakaria Joko Hartawan mengingatkan pengguna parkir agar meminta karcis saat memberikan uang parkir pada petugas. Menanggapi pertanyaan masyarakat tentang besaran tarif resmi parkir, Joko menjelaskan itu sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Indramayu Nomor 17 Tahun 2003 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir.

                        Seperti tertuang pada pasal 10 ayat 2 disebutkan, retribusi tempat khusus parkir dipungut dengan menggunakan SKRD (Surat Keterangan Retribusi Daerah) dalam bentuk karcis.  Karcis parkir bukan sebagai bukti pengguna resiko atas kehilangan, kerusakan kendaraan dan barang-barang yang menempel pada kendaraan.  

“Besarnya tarif parkir untuk kendaraan sedan, jeep, minibus, pick up dan sejenisnya Rp. 1.000 dan sepeda motor Rp. 500,” terang Joko ketika dialog interaktif di 91,1 FM radio K2 FM, Selasa (15/4).  Jenis kendaraan roda empat lainnya seperti bus, truk, box dan sejenisnya Rp. 1.500, truk gandengan dan kontainer Rp. 2.500.

Petugas pemungut retribusi parkir adalah petugas resmi Dishubkominfo Indramayu dengan lokasi pemanfaatan tempat dari halaman yang dikuasai dan dimiliki oleh pemerintah daerah yang dipergunakan untuk parkir kendaraan.  “Berbeda dengan perparkiran di lingkungan RSUD misalnya, maka tarif parkir ditentukan oleh pihak rumah sakit bersangkutan,” tambah Joko didampingi Sekretaris Dishubkominfo Indramayu Dedy Suhendi, S.Sos, M.Si

Meski besaran tarif parkir beragam sesuai jenis dan tempat, namun hal yang dipandang sepele ini kerap dipersoalkan masyarakat. “Jika dihitung dengan nilai uang memang tak seberapa, tapi kalau dihadapkan dengan aturan (Perda) maka seluruh elemen masyarakat termasuk pengelola harus patuh pada kebijakan Pemkab,” ujar seorang warga Indramayu.

Selain mengulas masalah perparkiran, Joko menjelaskan tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu lewat program Pelangi Otonomi.  Pendengar bahkan sempat menanyakan so’al mengapa Indramayu belum membentuk Dinas/Kantor Kominfo sendiri, padahal di kota lain sudah berdiri sendiri. Kemudian juga masalah pengoperasian sarana ‘media centre’ bagi wartawan dan lain-lain bersama moderator Endi Suhendi, S.IP dari K2 FM.  (Jeffry)      

Pengunjung K2FM

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger