BERITA TERKINI

Dewan Pengurus KORPRI Indramayu Resmi Dikukuhkan

Written By K2-911FM on 30 Okt 2014 | 15.58


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,30/10-2014, 15:58 WIB

                        Seiring berakhirnya kepengurusan KORPRI Kabupaten Indramayu periode 2009 – 2014, hari ini dikukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu masa bakti 2014 – 2019 di pendopo Indramayu.

                        Pengukuhan pengurus baru KORPRI Indramayu, dihadiri Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah serta Ketua DP KORPRI Propinsi Jawa Barat Prof. DR. Ir. Drs. H.M. Guntoro, MM yang berkenan melantik sejumlah pengurus baru, sekaligus penyerahan pataka kepada ketua yang baru.

                        Sebelum pengukuhan, dibacakan Keputusan Dewan Pengurus KORPRI Propinsi Jawa Barat Nomor 821.2/Kep.680/DPK-ROB/X/2014 tentang Susunan Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu periode 2014 -2019 oleh DR. Ikke Dewi Sartika, M (Sekretaris DP KORPRI Jawa Barat).

                        Untuk kepemimpinan 5 tahun mendatang, Drs. H. Munjaki, M.Si terpilih menjadi ketua DP KORPRI Kabupaten Indramayu. Pada saat yang sama, juga dilakukan pengukuhan Ketua DP KORPRI Unit Kabupaten dan Kecamatan.

                        Munjaki selaku Ketua DP KORPRI Indramayu yang baru dilantik mengatakan, KORPRI belum menjadi kebanggaan bagi anggotanya.  Oleh karena itu ia berkomitmen untuk memajukan organisasi menjadi lebih kuat, demokratis, netral dan membangun jiwa korps yang kuat serta mensejahterakan anggota dan keluarganya.

                        Terobosan yang akan ia lakukan yaitu membentuk koperasi KORPRI yang menampung sekitar 15.000 anggota.  “Selambat-lambatnya pada bulan Januari 2015 sudah berdiri,” ujarnya.  Kemudian membangun rumah sakit KORPRI dengan anggaran 150 miliar di atas lahan seluas 3 hektar. 
 
Lebih lanjut direncanakan menyediakan rumah bagi anggota KORPRI, merintis dan membangun peternakan sapi, melaksanakan pembinaan mental-spiritual, pelaksanaan diklat secara berkala serta melatih anggota KORPRI yang akan memasuki masa pensiun dengan pelatihan usaha ekonomi yang kuat.

Namun semua itu perlu dukungan Bupati dan Pemkab agar kebijakan itu terwujud.  (Jeffry)

     Bupati menyampaikan sambutan sebelum pengukuhan.  (Photo : Muksin/G. Azis)

Satpol PP Imbau PKL Tidak Berjualan Di Trotoar


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,30/10-2014, 12:12 WIB

                        Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Indramayu mengeluarkan surat edaran bagi pedagang kaki lima, pemilik kedai dan warung untuk tidak berjualan di trotoar, jalur hijau, taman dan fasilitas umum yang tak layak untuk berjualan.

                        Selain merusak keindahan tata kota, imbauan itu dikeluarkan untuk menegakkan Peraturan Daerah Indramayu Nomor 7 Tahun 2003 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. 
 
Pada pasal 8 huruf (a) disebutkan Dilarang setiap orang/warga apabila : menempatkan barang/benda di lingkungan sendiri/bukan sebagai usaha/bukan atau mendirikan bangunan darurat/permanen pada tempat-tempat umum seperti trotoar, lapangan, taman, jalur hijau di tepi/badan jalan, di atas sungai, saluran drainase/air limbah.

Edaran diberikan langsung oleh petugas Satpol PP Indramayu kepada para pelaku usaha di tempat-tempat umum dan jalan-jalan protokol kota Indramayu, Selasa (28/10) lalu.

 Kepada K2 FM sejumlah pedagang mengaku pasrah bila sekali waktu tempat usahanya ditertibkan petugas.  Tewi (59) pedagang mie ayam asal Sindang berencana tidak akan berjualan (dulu), menyusul diterimanya surat imbauan tersebut.  Menurutnya, ia berjualan dengan menempatkan gerobak di atas trotoar depan Dinas Pendidikan sejak Porda lalu (Porda IX Indramayu 2003-red).

Meski pasrah, terbesit rasa heran lantaran tahun ini ia seringkali menerima surat imbauan. “Padahal tahun-tahun sebelumnya jarang,” kata Tewi dibenarkan suaminya.  Sementara seorang pelaku usaha asal Margadadi yang membuka usaha bengkel motor di bantaran kali Cimanuk tak berkeberatan bila pindah tempat. Ia tak segan segera memindahkan perangkat perbengkelan, apalagi merasa tak mendirikan tenda permanen.

                        Tewi dan para pedagang belum mengetahui apakah akan ada operasi penertiban jika tak mengindahkan. Sebagian pedagang mengatakan akan ada peringatan petugas sebelum proses eksekusi dilaksanakan.  (Jeffry)       

Bupati Anna : Al-Qur’an Mampu Menjawab Tantangan Jaman


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,30/10-2014, 00:27 WIB

                        Di antara indikasi meningkatnya keberagaman, adalah semakin kokoh dan mantapnya masyarakat Indramayu dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai bahan kajian, sumber rujukan sekaligus sumber inspirasi dalam melaksanakan berbagai program pembangunan. Demikian dikatakan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu di Kecamatan Lohbener, Rabu (29/10).

“Saya yakin isi kandungan Al-Qur’an senantiasa mampu menjawab semua persoalan dan tantangan jaman,” terang Bupati menyampaikan sambutan di mimbar utama MTQ di halaman kampus Polindra Indramayu.  Mimbar utama ini adalah salah satu lokasi yang akan menjadi perhelatan 430 peserta dalam ajang MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu.

Bupati berucap syukur, bahwa MTQ kali ini diselenggarakan di tengah suasana yang kondusif, aman, nyaman dan suasana penuh suka cita.
 
“Hal itu berkat kerja sama serta dukungan berbagai pihak, terutama semangat dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu untuk membangun dan mengubah Indramayu ke arah yang lebih baik,” tutur Anna yang baru saja menerima penghargaan dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) tahun 2014 dari Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Pada acara pembukaan tadi malam, disampaikan laporan terkait pelaksanan MTQ, di antaranya ada 8 cabang yang dilombakan dari tanggal 29 – 31 Oktober 2014 di beberapa tempat.  Lokasi yang menjadi tempat lomba ditetapkan di masjid-masjid, sekolah dan pesantren.  Sedangkan tempat pemondokan bagi para kafilah berada di 3 desa di Kecamatan Lohbener, yaitu desa Legok, Pamayahan dan Lohbener.

Ketua Panitia Drs. H. Wahidin, MM menjelaskan, selain 430 peserta dari 31 Kecamatan, panitia menetapkan Dewan Hakim berjumlah 100 orang, panitera 28 orang dan panitia 50 orang.

Pembukaan MTQ ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu ditandai dengan kata-kata peresmian, pemukulan bedug dan penyerahan Piala oleh Bupati kepada panitia untuk diperebutkan kembali pada tahun ini kepada pemenang.  (Jeffry)

  Kafilah MTQ dari 31 Kecamatan Se-Kabupaten Indramayu.  (Photo : Muksin/K2 FM)

Ribuan Peserta Pawai Ta’aruf Sambut Pembukaan MTQ

Written By K2-911FM on 29 Okt 2014 | 17.54



INDRAMAYU – K2 FM – Rabu,29/10-2014, 17:34 WIB

                        Sekitar 5.000 orang mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu di Kecamatan Lohbener, Rabu (29/10).  Peserta pawai melibatkan para kafilah dari 31 kecamatan, pelajar, organisasi Islam dan marching band SMP/MTs/SMA/MA/SMK.

                        Pawai Ta’aruf dilepas oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ahmad Bahtiar, SH di depan kampus Politeknik Indramayu yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri Indramayu dan kepala OPD.

                        Sebelum melepas pemberangkatan pawai Ta’aruf, Kabag Agama dan Kesra Kabupaten Indramayu DR. H. Abdul Mutholib, M.Pd melaporkan bahwa peserta pawai berjumlah sekitar 5.000 orang berasal dari kafilah-kafilah 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.  “Maksud dan tujuan pawai Ta’aruf adalah dalam rangka saling mengenal antar kafilah, juga mensyi’arkan dan mengejawantahkan Al-Qur’an di Bumi Wiralodra,” katanya.
  
                        Selain disaksikan para pejabat, Pawai Ta’aruf disaksikan masyarakat setempat dan sejumlah mahasiswa Polindra.  Seluruh kafilah yang bergabung dengan pelajar, diiringi marching band dan kendaraan hias, langsung dipimpin oleh Camat dari masing-masing kecamatan, berjalan kaki dengan start dari depan kampus Polindra jalan raya Legok dan finish di pertigaan Celeng Lohbener.

                        Di urutan pertama, kafilah Kecamatan Lohbener berjalan paling depan, diikuti Kecamatan Indramayu.  Sambil membawa spanduk, dua kecamatan ini menyertakan marching band MTs N Lohbener dan marching band ‘Gita Bahari’, pelajar SMKN 2 Indramayu.  Menyusul kemudian kafilah kecamatan Cantigi, Tukdana, Terisi, Sukagumiwang dan seterusnya.

                        Suasana pawai tambah semarak karena keikut-sertaan Camat di tengah-tengah para kafilah, seakan turut menyemangati peserta dalam momen MTQ kali ini.
   
                        Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2014 mengangkat tema Dengan Musabaqah Tilawatil Qur’an Kita Tingkatkan Pemahaman Al-Qur’an Dalam Mewujudkan Visi REMAJA.  MTQ akan dibuka malam ini di halaman kampus Polindra, sekaligus akan dijadikan mimbar utama dari 13 mimbar untuk pelaksanaan 9 cabang yang dilombakan.  (Jeffry)

   Peserta pawai membawa Qur'an ukuran besar.  (Photo : Azis/Jeffry)

72 Dewan Hakim MTQ Indramayu Dilantik


INDRAMAYU – K2 FM – Rabu,29/10-2014, 13:14 WIB

                        Sebanyak 72 orang Dewan Hakim, ditunjuk oleh LPTQ Kabupaten Indramayu untuk bertugas menilai peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2014 di kecamatan Lohbener. 
 
                        Pelantikan Dewan Hakim dilaksanakan di gedung Politeknik Indramayu (Polindra), oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Indramayu Drs. H. Wahidin, MM, Rabu (29/10). Dalam sambutannya, Wahidin berpesan kepada Dewan Hakim agar bekerja dengan sebaik-baiknya serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas.  Lebih lanjut kata Wahidin, agar pelaksanaan MTQ kali ini sukses, harus memenuhi 3 kriteria yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses Dakwah Syi’ar Islam.

                        “Saya harapkan seluruh komponen yang terlibat dalam MTQ, semua harus siap, termasuk fasilitas seperti pemondokan, konsumsi, sound system dan lain-lain.  Hal itu harus dikondisikan antara LPTQ, Kemenag, Bagian Agama dan Kesra serta pemerintah Kecamatan setempat,” pesan Wahidin.

                        Ia meminta Dewan Hakim jangan sampai ragu dalam menilai dan memutuskan siapa yang terbaik.  Oleh karenanya, segala aturan harus ditaati dan disepakati bersama.  “Tahun ini diusahakan jangan sampai ada juara yang kosong karena nanti akan berakibat anggaran tidak terserap dan raihan prestasi tak tercapai,” tambahnya.

                        Sedangkan sukses Dakwah Syi’ar Islam menurut Wahidin diartikan bukan hanya prestasi saja melainkan menjadi wahana syi’ar Islam bagi seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu.  Menyikapi pengalaman MTQ sebelumnya, diharapkan tiap kecamatan dapat mengikut-sertakan seluruh cabang yang dilombakan, meski ada beberapa cabang yang kurang diminati peserta.

                        “Ada cabang seperti Tafsir yang minim peserta, namun bukan berarti utusan kecamatan tidak mengikutkan pesertanya.  Ikut saja, yang penting bukan prestasi, tapi pelaksanaan lebih ramai dan meriah,” katanya.

                        Setelah acara pelantikan, dilakukan pembacaan bai’at Dewan Hakim, dan diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Ahmad Saefulloh.  Seluruh dewan pengadil MTQ ini akan ditempatkan pada pemondokan di MTs Negeri Lohbener Indramayu.  (Jeffry)   

Pengunjung K2FM

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger