BERITA TERKINI

Bupati Lepas Pawai Takbir

Written By K2-911FM on 27 Jul 2014 | 22.27


INDRAMAYU – K2 FM – Minggu,27/7-2014, 22:27 WIB

                        Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah melepas pawai takbir dari depan pendopo Indramayu, Sabtu (27/7) malam.  Peserta pawai diikuti Kecamatan Indramayu dan Sindang, OPD, sekolah SMP/SMA, organisasi pemuda dan keagamaan.  
  
                        Pawai takbir ini menyambut Idul Fitri 2014, menyusul keputusan pemerintah menetapkan 1 Syawal 1435 H yang jatuh pada Senin (28/7) besok. Kepastian Idul Fitri 2014 diumumkan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifudin melalui sidang itsbat. 

                        Sebelum pelepasan rombongan, Bupati Anna didampingi sang suami Dr. H. Irianto MS Syafiuddin, Wabup, Sekda, unsur FKPD dan Ketua MUI Indramayu menyaksikan pentas musik oleh The Nayagas di panggung utama. Kelompok musik religi pimpinan Asep Ruchiyat ini membawakan lagu-lagu yang dikenal penonton seperti Mencari Berkah dan Si Udin Bertanya.  

                        Sejumlah penari menyuguhkan tarian kontemporer, dipadu atraksi kembang api yang memukau penonton.  Tak heran karena kreasi tarian itu ditampilkan oleh Sanggar Awang Uwung pimpinan Wergul W. Darkum yang berkolaborasi dengan Lasti serta Sanggar 8+ (Delapan Plus) arahan Iing Sayuti.

    Setelah menyampaikan kata-kata pelepasan, Bupati melepas peserta takbir dengan rute berkeliling kota Indramayu.  Sebagian peserta berjalan kaki mengenakan busana muslim, diikuti  konvoi kendaraan dengan hiasan lampu warna-warni. Momen menyambut lebaran itupun membawa berkah rejeki bagi pedagang makanan, minuman dan penjual mainan anak-anak yang dijajakan di alun-alun Indramayu. 

                        K2 FM menyertakan kendaraan operasional liputan khusus di antara barisan pawai. “Inilah radio Kijang Kencana,” seru pembawa acara Nana Pasae ketika K2 FM melintas di depan mimbar Bupati dan pejabat.  Kemeriahan pawai bertajuk “Dermayu Takbiran”, sekaligus dilaporkan langsung oleh repoter K2 FM Gusti Azis, Jeffry dan Muksinin selama takbiran berlangsung.  

                        Di sepanjang rute yang dilalui, warga antusias menyambut pawai di tiap sisi atau perempatan jalan yang dijaga Satpol PP, Polres dan Dishubkominfo Indramayu. (Jeffry)

 Masyarakat sambut antusias pawai takbir.  (Photo : Jeffry/Dok K2 FM)

Dewan Kesenian Indramayu Buka Puasa Bersama

Written By K2-911FM on 25 Jul 2014 | 20.35


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,25/7-2014, 20:34 WIB

                        Dewan Kesenian Indramayu (DKI) mengadakan acara buka puasa bersama di gedung Panti Budaya, Jumat (25/7). Acara dihadiri Ketua DKI Adung Abdulgani, S. Pd, perwakilan Disporabudpar Indramayu Asep Ruchiyat, S.Sn, segenap pengurus, anggota, seniman dan budayawan Kota Mangga.

                        Adung menyampaikan terima-kasih kepada seluruh insan seni yang hadir bersilaturahmi dan menjalin keakraban dalam naungan lembaga seni yang dipimpinnya. Walaupun tanpa dihadiri unsur dan pejabat penting daerah, acara buka puasa berlangsung semarak penuh keakraban.

                        Menurut Adung, selama bulan suci Ramadhan 1435 H ini, aktivitas seni DKI sementara vakum.  Selain menghadapi momen pemilu Presiden 2014, ia mengaku terkena musibah yang berakibat tangan kanannya di-gips.  Kondisi kesehatan yang menimpanya saat ini masih dalam proses penyembuhan kontinyu.

                        Acara buka puasa diawali dengan pentas band akustik yang terdiri dari pemain musik seperti Syayidin, SR, Fadholi, Fredy dan Memphis serta penyanyi wanita Yuyun.  Dua lagu masing-masing berjudul Rindu Rasul dan Jagalah Hati dibawakan oleh kelompok musik dadakan ini dengan baik.

                        Untuk mengantar saat bedug adzan maghrib, ustadz M. Jupri dari Paoman Indramayu menyampaikan ceramah seputar ramadhan.  Sesaat setelah itu seluruh anggota dan undangan menyantap hidangan buka puasa berupa nasi kotak dan minuman ringan.

                        Program kerja DKI selepas lebaran kata Adung, yaitu pelaksanaan program dari Komite Penelitian dan Pengembangan (Litbang Seni) yakni seminar membahas keberadaan seniman lokal Sugra.  Sedangkan Komite Musik akan bekerja sama dengan Paguyuban Musisi dan Pencinta Reggae Indramayu (PMPRI) menggelar workshop, serta dalam dua bulan ke depan diadakan Pasar Seni.  (Jeffry)   

Damri Indramayu-Bandung Sepi Penumpang


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,25/7-2014, 19:32 WIB

                        Jumlah penumpang bus Damri tujuan Indramayu – Bandung mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.  Pantauan K2 FM di terminal Indramayu, salah satu bus Damri hanya memberangkatkan 11 orang penumpang.  Bus Damri dengan nomor lambung 4528 itu bertolak menuju Bandung pukul 14.00 siang pada Jum’at (25/7).

                        Kondisi sepinya penumpang diakui Koordinator Perum Damri Wilayah Indramayu Ujang Suganda.  “Sejak sepekan terakhir, jumlah penumpang Damri ke arah Bandung rata-rata tak lebih dari 10 orang, menurun dari tahun lalu,” katanya. Ia beralasan, hal itu disebabkan banyak penumpang yang tahun ini menggunakan kendaraan pribadi.

                        “Banyak mahasiswa yang diantar jemput oleh keluarga memakai kendaraan pribadi,” tambah Ujang.  Namun ia menolak beralasan adanya persaingan dengan perusahaan bus lain.  Iapun menampik jika kondisi ini akibat dampak kenaikan tarif angkutan Damri sebesar 20% menjelang lebaran.

                        Perum Damri Cabang Bandung menetapkan tarif angkutan lebaran 2014 yang berlaku dari 22 Juli – 8 Agustus 2014 jurusan Indramayu – Bandung sebesar Rp. 65 ribu untuk bus baru (warna merah), serta Rp. 60 ribu untuk bus lama (warna putih/biru).  Sebelumnya, tarif angkutan Damri pada hari biasa sebesar Rp. 55 ribu. 

                        Armada Damri jurusan Indramayu – Bandung saat ini mengoperasikan 2 bus lama dan 4 bus baru.  Pemberangkatan dua jenis bus ber-AC ini dari terminal Indramayu menuju Terminal Cicaheum Bandung diatur bergantian selama 5 kali, masing-masing pada jam 04.30, 05.30, 11.00, 14.00 dan 16.00 WIB. 
 
Sepinya penumpang juga dialami armada Damri dari Bandung  ke Indramayu. Bahkan diprediksi masa libur dan cuti lebaran tak mengalami lonjakan yang signifikan. Ujang yakin pasca lebaran ada kenaikan jumlah penumpang terutama kalangan mahasiswa dan karyawan yang kuliah dan bekerja di Bandung.  “Untuk itu, Perum Damri bakal menambah 2 armada bus setelah Idul Fitri,” pungkasnya. (Jeffry)

Warga Pantura Menyeberang Lewat Kolong Jembatan

Written By K2-911FM on 24 Jul 2014 | 16.56


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,24/7-2014, 16:56 WIB

                        Padatnya arus mudik di jalur pantura Indramayu, memaksa warga Desa Larangan Kecamatan Lohbener menyeberang jalan lewat kolong jembatan Maja.  Jembatan yang dibuat dari rangkaian kayu gedek dengan lebar 2 meter x panjang 50 meter ini menghubungkan antara Desa Sukasari dan Desa Waru. 

Jembatan dibangun atas inisiatif warga Blok Maja Desa Larangan Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu untuk membantu warga di ke-dua wilayah itu agar selamat ke tempat tujuan.  Wargapun memanfaatkan sebagai sarana jalan yang cukup aman dari lalu-lintas pantura yang saat ini dipadati kendaraan pemudik.

Meski kapasitas jembatan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor, namun dengan membayar jasa penyeberangan sebesar Rp. 2.000, keselamatan terjamin aman, mengingat jembatan itu dijadikan sarana vital penghubung dua wilayah untuk mengangkut hasil bumi dan transportasi lain.

Seorang warga setempat Sadri (50) mengatakan, pembangunan jembatan memakan biaya Rp. 3 juta terdiri dari 50 kayu dolken dan 13 lembar bambu gedek.  Jembatan yang dibangun dari sumbangan warga sekitar itu dikerjakan bergotong royong selama setengah hari pada Rabu, (23/7) kemarin.

“Sebetulnya sejak 4 tahun lalu masyarakat memanfaatkan kolong jembatan ini untuk penyeberangan, namun baru dibangun semi permanen tahun ini, itupun kalau volume air sungai surut,” kata Sadri kepada K2 FM.  Ia bersama 20 orang warga lain mendapat giliran tugas bergantian tiap 6 jam sekali.

Pendapatan dari jasa penyeberangan lokal itu digunakan untuk menghidupi warga setempat setelah dipotong untuk mengganti modal membangun jembatan.  Sadri bersama kelompoknya mengaku memperoleh pemasukan rata-rata Rp. 700 ribu per-hari.  “Kami tidak menekankan pengguna jembatan membayar Rp. 2.000.  Berapapun kami terima,” katanya. Pihak desa menurutnya sudah mengetahui kepedulian warga membangun jembatan kayu, bahkan sebagian pendapatan disisakan untuk desa.

                        Untuk melewati kolong jembatan, pengendara motor tak harus turun dari kendaraan, cukup dengan menundukkan kepala akan sampai ke seberang karena ketinggian hanya satu setengah  meter antara jembatan kayu dan jembatan Maja.  (Jeffry)

                               Sepeda motor dibantu warga, siap masuk kolong jembatan. (Photo : Jeffry/Dok K2 FM)

Arus Kendaraan Di Pasar Bangkir Padat Merayap


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,24/7-2014, 16:54 WIB

                        Jalur alternatif dari Lohbener ke Cirebon via Karangampel mulai ramai dilewati pemudik pada Kamis, (24/7) pagi.  Hal itu membuat kemacetan parah di depan pasar Bangkir akibat aktivitas jual beli di lokasi pasar.  Beberapa ratus meter memasuki pasar Bangkir, kendaraan sudah mulai melambatkan kecepatan.  Dan kemacetan terjadi saat berada di depan pasar sehingga kendaraan berjalan merayap.

                        Pasar Bangkir merupakan salah satu dari sekian pasar tumpah di wilayah Indramayu yang harus dilewati dengan ekstra hati-hati.  Bila tidak maka timbul kecelakaan lalu lintas seperti bersenggolan atau terserempet seperti yang kerap terjadi.

                        Walaupun telah dijaga aparat keamanan, kemacetan tak dapat dihindari.  Dituntut kesabaran dan kewaspadaan penuh bagi pengendara.  Terlebih besok adalah hari pasaran terakhir di bulan suci Ramadhan 1435 H.  Diprediksi akan memperparah kemacetan di Pasar Bangkir.

                        Secara umum di wilayah Lohbener suasana keamanan kondusif.  Banyaknya kendaraan pemudik yang melintas di jalur alternatif menuju Indramayu kota, Karangampel dan seterusnya diakibatkan terjadi lonjakan jumlah kendaraan di pantura.

                        Pos Penghitungan Dishubkominfo Indramayu mencatat, volume kendaraan yang melintas antara jam 07.00 – 08.00 pagi total berjumlah 16.744 dengan rincian dari arah Jakarta ke Cirebon 15.119 kendaraan dan dari arah Cirebon ke Jakarta sebanyak 1.625 kendaraan, didominasi sepeda motor pemudik sekitar 13.000 lebih. 

                        Data terakhir yang dihimpun K2 FM pada pukul 13.00 siang, volume kendaraan dari dua arah turun ke angka 48.015.  Jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini justru mengalami kenaikan 5 kali lipat pada jam yang sama.  Sementara perbandingan volume kendaraan dari arah Cirebon ke Jakarta naik 7 kali lipat dari tahun 2013 lalu.  (Jeffry) 

    Wiwik Oktiani, di kantor hitung uang, di pos menghitung kendaraan.. (Photo : Jeffry/Dok K2 FM)

Pengunjung K2FM

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger