Home » » 8 Indikator Dalam Penilaian Lomba Desa

8 Indikator Dalam Penilaian Lomba Desa

Written By K2-911FM on May 10, 2013 | 7:37 AM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum'at,10/5-2013, 07:34 WIB

                        Sebagai mana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 13 Tahun 2007, lomba desa/kelurahan merupakan kegiatan tahunan dalam mengukur keberhasilan pembangunan melalui  pengumpulan data dan informasi, baik kualitatif maupun kuantitatif.  Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penilai Lomba Desa tingkat Propinsi Jawa Barat Umiati Uniswiyati, SH., M.Si di Desa Tegal Taman Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu, Selasa (7/5).  

Menurutnya, ada 8 indikator penilaian dalam lomba desa/kelurahan, yaitu pendidikan, kesejahteraan masyarakat, ekonomi masyarakat, keamanan-ketertiban, partisipasi masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan dan pemberdayaan kesejahteraan keluarga.  Ke-8 indikator penilaian itu merupakan upaya untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam mencapai taraf hidup yang lebih baik.

Umiyati menambahkan, tim penilai di Jawa Barat ini terdiri dari 6 tim, masing-masing 2 tim Kota dan 4 tim Kabupaten. “Kami melakukan penilaian kepada desa yang diusulkan oleh Kabupaten/Kota masing-masing,” katanya. Desa Tegal Taman termasuk dalam wilayah penilaian wilayah Cirebon (Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka). Berikutnya akan terpilih 1 desa yang akan berkompetisi  dengan wilayah lain se-Jawa Barat.  Nanti akan menghasilkan 4 desa dan 4 kelurahan yang akan diurut berdasarkan rangking tertinggi. Tim penilai hanya menetapkan 1 desa dengan rangking tertinggi untuk diikutkan ke lomba desa tingkat nasional,” ujar Umiyati.   

                       Tanpa menyebut berapa besar nominal hadiah untuk juara tingkat Propinsi Jawa Barat, Umiyati hanya menjanjikan akan diberikan tropi, uang pembinaan dan hadiah hiburan.  Dari sebanyak 17 Kabupaten dan 9 Kota se-Jabar semua desa bekesempatan dan berpeluang sama untuk meraih prestasi terbaik karena telah terseleksi dari tingkat bawah.  Saat ini ia mengaku baru melakukan dua kali penilaian terhadap desa di dua Kabupaten.  “Setelah Cirebon, hari ini di Indramayu dan esok di Kuningan serta terakhir di Majalengka yang masing-masing dilakukan sehari tiap Kabupaten,” ungkap Umiyati saat diwawancara khusus oleh reporter radio Kijang Kencana Dodo Mahayasa.  (Jeffry) 

                         Bupati Indramayu dan Tim Penilai melihat hasil 'home industry' warga.  (Photo : Muksin/Dok K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger