Home » » Indramayu Punya Wadah Penggemar Underground

Indramayu Punya Wadah Penggemar Underground

Written By K2-911FM on Jan 13, 2014 | 2:14 AM


INDRAMAYU – K2 FM – Senin,13/1-2013, 02:14 WIB

                        Terlahir dari sekumpulan penggemar musik bawah tanah (underground), Manufaktur Underground Indramayu (MUI) resmi dibentuk pada 13 Mei 2013.  Meski baru berusia seumur jagung jika dibandingkan dengan komunitas sejenis, anggota MUI corps kini sudah merangkul anak-anak underground, termasuk metal dan punk sebanyak 85 orang.

                        MUI memang murni penggemar musik beraliran cadas.  Mereka juga sesekali bertindak sebagai pelaku, penonton, penari sekaligus pendengar.  Pelaku diartikan sebagai pemain band plus menjadi penonton yang tertib jika ada even underground di manapun.  Maka jangan heran bila di ajang metalfest anak-anak MUI berheadbanging di depan panggung.  Mereka juga bisa menjadi pendengar setia di depan pesawat radio, pasang kuping dan duduk manis ketika sang DJ memutar lagu-lagu metal.

                        “Dengan musik, kami berkomitmen menciptakan SDM yang berperilaku baik dan pribadi yang sehat, terutama memajukan kegiatan di bidang seni musik underground,” kata ketua Manufaktur Underground Indramayu (MUI) Reza Adi Rabani. Pernyataan Reza itu dijadikan visi yang tertanam dalam jiwa tiap anggota.

                        Di bawah naungan Dewan Kesenian Indramayu (DKI) dan Disporabudpar Indramayu, anak-anak MUI agaknya terus terpacu memajukan organisasi.  Sejumlah tempat strategis bisa menjadi tempat tongkrongan, misalnya di rental music studio, panggung hiburan musik, festival/parade band, konser dan lain-lain
.
                        Bukan hanya itu, radio K2 FM pun disambangi sejumlah anak-anak MUI corps tiap Minggu malam.  Hal ini beralasan karena tiap Minggu malam ditayangkan program Nite Rock, gelaran lagu-lagu rock manca Negara bareng DJ Jeff dengan durasi 3 jam.  Mereka terlihat ada sebuah obsesi untuk ikut ‘on air’ namun sampai kini masih belum kesampaian.

                        Reza berharap ke depan, wadah ini bukan menjadi kompetitor bagi komunitas underground lain yang ada di bumi Wiralodra.  Ia menilai sah-sah saja membentuk penggemar aliran musik tertentu, bahkan harus seiring-sejalan, sebab dalam musik tak ada istilah musik yang satu mengalahkan musik yang lain, misalnya rock lebih hebat dari dangdut dan seterusnya.  (Jeffry)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger