Home » » Kendaraan Ditabrak Kereta, Pelajar Histeris

Kendaraan Ditabrak Kereta, Pelajar Histeris

Written By K2-911FM on May 2, 2014 | 11:10 AM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,7/5-2014, 11:10 WIB

                        Sejumlah pelajar histeris menyaksikan sebuah kendaraan yang ditabrak kereta api dengan kecepatan penuh.  Sedan dikemudikan seorang ibu bersama anaknya terjebak di perlintasan kereta api.  Bersamaan dengan itu, kereta api melintas dengan kecepatan 90 km/jam.  Tabrakan tak bisa terelakkan, sebagian pelajar menutup muka tak kuasa menyaksikan peristiwa itu.

                        Visualisasi peristiwa tabrakan ditayangkan Ditjen Keselamatan Perkeretaapian saat menggelar sosialisasi di SMA N 1 Jatibarang Kabupaten Indramayu.  Meski hanya tayangan video, pelajar membayangkan bila hal itu nyata terjadi.

                        Gambaran peristiwa itu dipaparkan oleh Akbar Zulkarnaen, ST. M.Sc, staf Subdit Analisis dan Penanganan Kecelakaan Direktorat Jenderal Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI ketika mengadakan sosialisasi di depan ratusan murid SMA N 1 Jatibarang, Rabu (30/4).

                        “Video tadi adalah salah satu contoh kurangnya kewaspadaan pengendara ketika melintas di atas rel kereta api, terutama pada perlintasan tanpa palang pintu,” kata Akbar.   

                        Selain tak hati-hati, banyaknya pelanggaran di perlintasan sebidang ditengarai menjadi penyebab kecelakaan yang merenggut korban jiwa.  “Biasanya yang disalahkan adalah pihak kereta api, padahal semua pengendarara berkewajiban mendahulukan perjalanan kereta api,” tambahnya.  Kereta api tak mungkin mengerem mendadak.  Diperlukan waktu 26 detik sampai kereta benar-benar berhenti jika dihentikan secara mendadak.

                        Kepala Sekolah SMA N 1 Jatibarang Setyo Adisapto, S.Pd menyambut baik pelaksanaan sosialisasi keselamatan perkeretaapian di sekolahnya. Ia mengakui, beberapa murid harus melewati perlintasan kereta ketika bersekolah.  “Sosialisasi ini penting guna menyadarkan siswa untuk lebih berhati-hati pada saat melintasi jalur kereta api,” tutur Setyo.

                        Pembicara tunggal Akbar Zulkarnaen menekankan agar siswa tidak berperilaku yang dapat membahayakan keselamatan dirinya sendiri serta keselamatan penumpang, seperti menaiki atap kereta api, menerobos palang pintu, memasang batu atau benda lain pada rel, serta mengambil penambat rel kereta api.

                        Sosialisasi tentang keselamatan perkeretaapian itu juga digelar di SMK PGRI Jatibarang dan SMA N 1 Sukagumiwang di hari yang sama, sekaligus diadakan deklarasi Pelopor Keselamatan Perkeretaapian bagi pelajar sekolah tersebut.  “Diharapkan mereka menjadi contoh bagi keluarga dan masyarakat Indramayu yang wilayahnya dilintasi lalu-lintas kereta api,” ujar Akbar.  (Jeffry)   

                                     Tim Ditjen Perkeretaapian dan Kepsek SMAN 1 Jatibarang (baju batik).  (Photo : Jeffry/K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger