Home » » Last Child Tampil Di Pensi SMA ‘SASI’

Last Child Tampil Di Pensi SMA ‘SASI’

Written By K2-911FM on May 9, 2014 | 11:16 PM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum;at,9/5-2014, 23:15 WIB

                        Pembina Siswa SMA N 1 Sindang H. Muhammad Ishak, S.Pd mengingatkan siswa dan penonton agar berperilaku tertib jelang acara pensi besok.  SMA ‘SASI’ benar-benar serius menggelar acara besar-besaran dengan mendatangkan guest band Last Child.  Hal itu beralasan, sebab untuk mendatangkan band sebesar Last Child bukanlah main-main, perlu kesiapan pengamanan sungguh-sungguh.

                        “Kegiatan pensi memang terkait dengan hiburan.  Jangan sampai pelaksanaan acara besok mengundang keributan.  Apalagi kehadiran Last Child menjadi pusat perhatian penonton,” ujar Ishak kepada K2 FM.

                         “Walaupun pensi di luar kegiatan belajar mengajar, tapi termuat sisi edukasi seperti peningkatan pengetahuan lewat lomba MIPA.  Jadi ada hiburan, budaya, teknologi dan pendidikan,” ungkap  Ketua OSIS SMA ‘SASI’ Steven Saputro.

                        Di sisi lain, Sekretaris Panitia Indri Nurtiyani Hakim mengatakan, tujuan pensi dengan nama keren Projection Of SASI ini adalah mengapresiasi seni dan memperkenalkan budaya Indramayu, serta lewat bazaar menampilkan pula budaya-budaya nusantara.  Ia mengaku bangga bila pelaksanaan pensi berjalan sukses, karena keseluruhan acara benar-benar diusung anak-anak OSIS.

                        Indri berucap syukur atas dukungan para guru yang men-suport kegiatan setahun sekali ini.  “Meski menghadapi beberapa kendala, namun atas bantuan pihak sekolah semua dapat diatasi,” terang Indri.

                        Projection Of SASI menampilkan band papan atas Indonesia Last Child. Acara akan dimeriahkan Tiffany ‘Indonesia Idol’ Ory plus MC Dayat Stanza.  Sesuai janji, Dayat Simbaia Stanza mengadakan dialog ‘on air’ di K2 FM didampingi panitia pada Jum’at malam. 

                        “Peluang untuk jadi artis di Jakarta itu gampang banget.  Makanya gue kasian sama anak-anak daerah yang pengen ngetop mesti ngeluarin doku banyak.  Ikut kontes dan segala macem lomba tapi ujung-ujungnya kena tipu,” kata personil boyband Stanza ini.  Konon kata Dayat, di ibukota nggak mesti mengeluarkan duit kalau ada niat, ditambah kesempatan dan pintar mencari celah menuju popularitas.  (Jeffry)

                                                    Pembina dan OSIS SMA 'SASI' Indramayu.  (Photo : Gustie Azis/K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger