Home » » Kunker Bupati Ke Kecamatan Widasari, 7 Desa Terima Bantuan Ratusan Juta

Kunker Bupati Ke Kecamatan Widasari, 7 Desa Terima Bantuan Ratusan Juta

Written By K2-911FM on Jun 13, 2014 | 11:45 AM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,13/6-2014, 11:45 WIB

                        Di sisa masa jabatan sebagai Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah gencar melakukan sosialisasi pembangunan.  Anna ingin ketika dirinya selesai menjabat sebagai Bupati, seluruh program pembangunan dapat terealisasi. Dalam rangka mewujudkan program itu, Bupati turun langsung menyampaikan informasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat di kecamatan-kecamatan. 

Agenda kegiatan Bupati pada Kamis (12/6), yaitu kunjungan kerja dalam rangka informasi perencanaan pembangunan di Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu. Selain memberikan bantuan kepada 7 desa, Anna memberikan bantuan modal kepada pedagang kecil. 

Kedatangan Bupati Anna Sophanah disambut Camat Widasari, Muspika, Kapolsek, Danramil, kuwu, para Kepala UPTD, ibu-ibu TP-PKK Kecamatan, Majelis Ta’lim dan warga setempat di halaman kantor Kecamatan Widasari.   

Camat Widasari H. Dodi Tisna Abdullah, SH, M.Si melaporkan, sejumlah desa sudah melaksanakan pembangunan, namun sebagian pekerjaan masih dalam tahap penyelesain seperti pekerjaan jembatan Cibogor, rehabilitasi jalan Widasari-Tlakop, rehabilitasi jalan-jalan di desa Bunder, Kasmaran, Widasari, Bangkaloa dan Ujung Jaya, serta normalisasi pembangunan tanggul Kali Cimanuk. 

Selain jatah 21 miliar untuk pembangunan yang sudah dan sedang dilaksanakan, beberapa desa diberikan tambahan bantuan di luar ADD kepada desa Ujung Pendok sebesar Rp. 300 juta, desa Bunder dan Kalensari masing-masing Rp. 200 juta.  Sedangkan bantuan sebanyak Rp. 100 juta diberikan kepada desa Widasari, Kasmaran, Kongsi Jaya dan Ujung Jaya.

Ketika berbincang dengan warga setempat, Anna menemukan sejumlah warga kurang mampu yang belum tersentuh program Kasep, program pendidikan/kesehatan gratis yang diberlakukan sejak Januari 2014.  Kepada Bupati, ibu Wingkem seorang buruh tani berpenghasilan Rp. 20 ribu per hari mengaku tak sanggup membiayai anaknya melanjutkan pendidikan ke SMA.  Sementara Halimah, ibu dua anak merasa kesulitan membiayai anak yang kini bersekolah di SMP, bahkan harus menunggak pembayaran buku-buku LKS. Sebagai buruh tani, ia terpaksa berhutang agar anak pertamanya itu bisa terus sekolah.

Meski masyarakat sudah menerima Kartu Kasep, beberapa kuwu mengakui masih banyak warganya yang belum menerima.  “Ada sekitar seratus  warga yang belum tercatat sebagai penerima Kartu Kasep,” kata Kuwu Kongsi Jaya saat didesak Anna memberikan keterangan.  

                         Terkait masalah ini, Anna meminta kuwu, camat dan dinas terkait untuk men-data kembali warga kurang mampu penerima Kasep (Kartu Sehat dan Pintar), supaya program Bupati yang menelan anggaran Rp. 55 miliar ini tepat sasaran dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.  (Jeffry)

                                               Wajah sumringah kuwu penerima bantuan Bupati.  (Photo : Mukhsin/K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger