Home » » Program Kasep Di Kecamatan Bangodua Belum Optimal

Program Kasep Di Kecamatan Bangodua Belum Optimal

Written By K2-911FM on Jun 13, 2014 | 2:42 PM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,13/6-2014, 14:42 WIB

                        Usai bertatap muka dengan warga Kecamatan Widasari, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menuju Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu, Kamis (12/6).  Bersama sang suami DR. H. Irianto MS Syafiuddin dan rombongan, Bupati kembali mengadakan kunjungan ke kecamatan yang berpenduduk 29.209 jiwa itu hingga sore hari.

                        Kegiatan kunker Bupati di Kecamatan Widasari, dipusatkan di halaman Masjid Jami ‘Babussalam’ yang berada di RT 09 RW 03 Desa Malangsari.  Serombongan anak-anak pramuka pelajar SMP Satu Atap Bangodua menyambut kedatangan rombongan Bupati Anna.  Tak kalah menarik adalah pementasan tari topeng yang mendapat aplaus cukup meriah. Di bawah arahan pihak sekolah, SMP Satu Atap Bangodua mampu menggerakkan potensi para siswa sehingga mampu berprestasi.  Terbukti pada saat prosesi kedatangan Bupati, sekolah ini mendapat kepercayaan menampilkan kegiatan siswa dan pentas seni.

                        Namun sayang, di kala masyarakat tertentu dapat menyekolahkan anaknya, di sisi lain masih ada keluarga yang terkendala masalah biaya pendidikan.  Hal itu terungkap saat Bupati mendengar langsung pengakuan beberapa warga.  Dalam acara kunjungan itu, tiga orang ibu-ibu didaulat menghadap Anna di atas panggung untuk menyampaikan persoalan hidup menyangkut pendidikan.

                        Meski dialog antara Bupati dengan warga kerap memancing tawa hadirin, namun di balik pengakuan lugu mereka, terbesit harapan ada uluran tangan dari orang nomor satu Indramayu itu. Seorang ibu terpaksa harus menghentikan pendidikan anaknya lantaran kesulitan biaya sekolah.  “Anak saya sekolah di SMP tapi sekarang berhenti. Padahal ia masih ingin melanjutkan,” tutur ibu dua anak yang harus menjalani hidup tanpa suami.  Sementara ibu lain harus pinjam uang pada ‘bank minggon’ demi kelangsungan pendidikan si anak.

             Kunker Bupati di dua kecamatan yang dikunjungi, rasanya sudah cukup menjadi bukti bahwa masih banyak warga miskin yang luput dari program Kasep.  Ironisnya, warga yang hadir baru mengetahui setelah dijelaskan dan diperlihatkan contoh kartu tersebut. “Ternyata masih banyak yang terlewat program Kasep ini,” ungkap Anna dalam sambutannya.  Iapun mendesak para kuwu agar mendata dan mengusulkan pada dinas terkait untuk membantu mereka lewat Kasep.

                        Sementara itu, Camat Bangodua Dra.Nani Suwarni memaparkan kondisi wilayah dan hasil-hasil pembangunan yang telah dikerjakan.  Empat dari delapan desa di Kecamatan Bangodua memperoleh tambahan bantuan pembangunan dari Bupati selain ADD, yaitu : desa Malangsari (Rp. 300 juta), desa Beduyut (Rp. 200 juta), Bangodua (Rp. 100 juta) dan desa Mulyasari (Rp. 100 juta).  Di kesempatan yang sama, Bupati menyerahkan bantuan pendidikan dan bantuan usaha dari program CSR Bank Jabar-Banten dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu.  (Jeffry)
                   
                                                        Camat Bangodua Dra. Nani Suwarni.  (Photo : Mukhsin/Dok K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger