Home » » Warga Pantura Menyeberang Lewat Kolong Jembatan

Warga Pantura Menyeberang Lewat Kolong Jembatan

Written By K2-911FM on Jul 24, 2014 | 4:56 PM


INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,24/7-2014, 16:56 WIB

                        Padatnya arus mudik di jalur pantura Indramayu, memaksa warga Desa Larangan Kecamatan Lohbener menyeberang jalan lewat kolong jembatan Maja.  Jembatan yang dibuat dari rangkaian kayu gedek dengan lebar 2 meter x panjang 50 meter ini menghubungkan antara Desa Sukasari dan Desa Waru. 

Jembatan dibangun atas inisiatif warga Blok Maja Desa Larangan Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu untuk membantu warga di ke-dua wilayah itu agar selamat ke tempat tujuan.  Wargapun memanfaatkan sebagai sarana jalan yang cukup aman dari lalu-lintas pantura yang saat ini dipadati kendaraan pemudik.

Meski kapasitas jembatan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor, namun dengan membayar jasa penyeberangan sebesar Rp. 2.000, keselamatan terjamin aman, mengingat jembatan itu dijadikan sarana vital penghubung dua wilayah untuk mengangkut hasil bumi dan transportasi lain.

Seorang warga setempat Sadri (50) mengatakan, pembangunan jembatan memakan biaya Rp. 3 juta terdiri dari 50 kayu dolken dan 13 lembar bambu gedek.  Jembatan yang dibangun dari sumbangan warga sekitar itu dikerjakan bergotong royong selama setengah hari pada Rabu, (23/7) kemarin.

“Sebetulnya sejak 4 tahun lalu masyarakat memanfaatkan kolong jembatan ini untuk penyeberangan, namun baru dibangun semi permanen tahun ini, itupun kalau volume air sungai surut,” kata Sadri kepada K2 FM.  Ia bersama 20 orang warga lain mendapat giliran tugas bergantian tiap 6 jam sekali.

Pendapatan dari jasa penyeberangan lokal itu digunakan untuk menghidupi warga setempat setelah dipotong untuk mengganti modal membangun jembatan.  Sadri bersama kelompoknya mengaku memperoleh pemasukan rata-rata Rp. 700 ribu per-hari.  “Kami tidak menekankan pengguna jembatan membayar Rp. 2.000.  Berapapun kami terima,” katanya. Pihak desa menurutnya sudah mengetahui kepedulian warga membangun jembatan kayu, bahkan sebagian pendapatan disisakan untuk desa.

                        Untuk melewati kolong jembatan, pengendara motor tak harus turun dari kendaraan, cukup dengan menundukkan kepala akan sampai ke seberang karena ketinggian hanya satu setengah  meter antara jembatan kayu dan jembatan Maja.  (Jeffry)

                               Sepeda motor dibantu warga, siap masuk kolong jembatan. (Photo : Jeffry/Dok K2 FM)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger