Home » » Jelang Muslok ORARI Lokal Indramayu, Anggota Tercatat Tinggal 56 Orang

Jelang Muslok ORARI Lokal Indramayu, Anggota Tercatat Tinggal 56 Orang

Written By K2-911FM on Aug 8, 2014 | 12:59 PM


INDRAMAYU – K2 FM – Jum’at,8/8-2014, 12:59 WIB

                        Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Indramayu akan menggelar Musyawarah Lokal di aula TIC Karaoke Kelurahan Bojongsari Indramayu, Minggu (10/8).  Pelaksanaan Muslok ke-9 tahun 2014 itu mengagendakan pemilihan ketua baru ORARI Lokal Indramayu periode 2014 – 2017.

                        “Muslok kali ini dalam suasana prihatin, karena berkurangnya jumlah anggota lokal Indramayu yang tercatat di ORARI Daerah Jawa Barat tinggal 56 orang,” ujar Steering Committe sekaligus Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Lokal Indramayu Bambang Suratno (YC1BIB). Penyebab semakin berukurangnya jumlah itu karena anggota tidak memperpanjang Izin Amatir Radio (IAR) dan sebab tertentu.

                   Menurut Permenkominfo Nomor 33/PER/M.KOMINFO/8/2009 tentang Penyelenggaraan Amatir Radio, disebutkan masa berlaku IAR 5 tahun.  

                         Anggota ORARI Lokal Indramayu berjumlah 412 orang, terdiri dari umum, pejabat sampai anggota DPRD.  "Banyak yang tidak memperpanjang IAR sampai batas waktu habis. So’al IAR sebenarnya bukan penyebab utama, yang jelas akan terungkap saat Muslok nanti,” kata Bambang kepada K2 FM, Jum’at (8/8). 

Lebih lanjut kata Bambang, dalam kondisi apapun musyawarah harus dilakukan seiring masa bhakti Ketua ORARI Lokal Indramayu yang dijabat Drs. Sutrisno (YB1BOM) telah berakhir Nopember 2013.  Muslok merupakan musyawarah kedaulatan tertinggi di tingkat Lokal, bagian dari Musda di tingkat Daerah dan Munas di tingkat Pusat.

Saat ini panitia Muslok ke-9 menetapkan calon ketua tunggal Galih Ramdhan Permana, SH (YD1PEV).  Steering Committee dan beberapa kalangan di tubuh organisasi menilai Galih sebagai sosok muda yang punya potensi mengangkat wadah kegiatan amatir radio, sesuai tujuan ORARI : mewujudkan Amatir Radio Indonesia yang berpengetahuan dan trampil di bidang komunikasi radio dan teknik elektronika radio untuk diabdikan bagi kepentingan Bangsa dan Negara.

Dalam pemilihan ketua, mekanismenya tidak melalui pendaftaran.  Calon dipilih ketika pelaksanaan Muslok, di mana kedaulatan tertinggi ada di musyawarah.

 Menurutnya, saat ini berkembang ada bakal calon baru, otomatis status calon tunggal gugur dan menjadi calon biasa.  Misalnya ada 3 maka akan ditentukan oleh forum, setujukah jika balon itu maju dalam bursa pemilihan.  Ketua yang akan terpilih adalah jika memperoleh suara terbanyak yang memenuhi quorum, minimal 50%+1 jumlah kehadiran anggota. 

“Ke depan kami ingin kepengurusan yang solid dengan komposisi ketua dan wakil dari anak muda dan senior dalam kaitan pengkaderan. Munculnya kandidat baru sah-sah saja, yang penting disetujui forum dan punya pengalaman pernah duduk sebagai pengurus ORARI Lokal Indramayu,”  tegas mantan Kasubag Sandi dan Telekomunikasi Setda Indramayu ini.

ORARI adalah wadah kegiatan amatir radio di Indonesia, didirikan 9 Juli 1968 di bawah International Amateur Radio Union (IARU).  Ketua Umum ORARI saat ini dipimpin Sutiyoso (YB0ST).  (Jeffry)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger