Home » » ‘Generation Project’ : Kenali Reggae Dari Hal Sederhana

‘Generation Project’ : Kenali Reggae Dari Hal Sederhana

Written By K2-911FM on Oct 17, 2015 | 11:38 AM


INDRAMAYU – K2 FM – 17/10-2015, 11:39 WIB

                        Satu lagi band lokal punya potensi besar menjadikan reggae lebih diterima masyarakat.  Dibentuk dari daerah yang jauh dari keramaian kota Cirebon. Desa Budur Kecamatan Ciwaringin adalah lokasi lahirnya band ‘Generation Project’.

                        Agar diterima masyarakat, reggae ala GP sengaja dibikin sederhana.  “Tolong jangan diartikan GP tak suka roots, ska dan sub-genre reggae lainnya.  Karya kami dibungkus dengan hal yang paling simple dan pelan-pelan. Biarkan orang menikmati ‘rasa’nya dulu,” tutur Bagor si vokalis sekaligus frontman GP.

                        Enam pemuda yang belakangan menjadi personil tetap band ‘Generation Project’ diakui Bagor memiliki kesamaan visi-misi dalam mengusung warna musik reggae.  “Lewat reggae, GP punya obsesi meneruskan semangat musisi senior di daerah kami dengan tekad bermusik yang tertib dan damai,” katanya.

                        Kenyataan di manapun mayoritas pecinta reggae adalah anak muda.  Jangan heran audience masih men-cap even musik reggae biang keributan dan penontonya urakan.  GP ingin membuktikan semua itu tak benar. 
 
“Rambut boleh gimbal namun hati tetap sejuk dan mengutamakan perdamaian. Maka kenalilah reggae sebagai musik bermutu, jangan memandang dengan sebelah mata,” jelas gitaris Uprus kepada annoucer ‘brada’ Ugie’ pada program Reggae Night di studio K2 FM.

                        Generation Project dimotori Bagor terdiri dari personil Uprus (gitar 1), Ber (gitar 2), Yadi (bass/additional), Faisal (drum/additional) dan Rizky (kibor/additional).  Berdiri tanggal 4 Januari 2012, sejak awal berkomitmen mengenalkan reggae dan membungkus sebuah karya musik yang mudah diterima masyarakat.

                        Namun tak dipungkiri aliran reggae GP cenderung ke rock steady dibumbui sedikit rock’n roll.  “Kita benar-benar pakai instrumen musik riil ketika menggarap lagu maupun tampil, jadi bukan midi. Oya untuk Indonesia kita lebih suka Reggae Steven Jam.  Luar negeri ? Bob Marley why not, siapa lagi,” ucap Bagor balik tanya.
  
Terakhir GP titip pesan buat partner Project (sebutan untuk fans GP) yang ingin kontak, bisa menghubungi base camp mereka di jalan Ki Brajanata nomor 4 Desa Budur Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon.  GP kini fokus menggarap lagu ke-dua yang siap dikeluarkan dalam waktu dekat.  (Jeffry) 

 Generation Project, dari Cirebon menyambangi K2 FM.  (Photo : Dok K2 FM)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger