Home » » Siswa SMP Ciptakan Lagu, Siapa Takut ?

Siswa SMP Ciptakan Lagu, Siapa Takut ?

Written By K2-911FM on Apr 15, 2016 | 2:27 PM



INDRAMAYU - K2 FM - Kamis,15/4-2016, 14.27 WIB

                        Berbeda dengan anak-anak SMP era ’80 bahkan ’90-an, siswa sekolah lanjutan pertama di era sekarang ternyata telah mampu menciptakan lagu sendiri.  Dibandingkan dengan pelajar sekarang, pelajar di era tersebut belum terpikirkan bagaimana membuat komposisi nada-nada diatonis, baik mencipta lagu sekedar hobi maupun untuk kompetisi.

                       Namun kini jaman berubah.  Pelajar SMP, khususnya di Indramayu berpotensi besar bisa menciptakan lagu sendiri.  Ciptaan mereka dituangkan dalam sair dilengkapi notasi menggunakan not balok.

                        Paling tidak fenomena itu terlihat pada lomba cipta lagu melalui kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Indramayu 2016.  Meski jumlah peserta lomba cipta lagu yang digelar Disdik ini tidak banyak, namun melihat prospek  siswa Indramayu ke depan dalam menggali bakat seni musik memiliki harapan cerah.  Apalagi talenta mereka dimulai sejak usia belia.

                        Seorang peserta, Gallan Nevadugna Aradea asal SMP Negeri 2 Sindang bisa disebut sebagai contoh.  Peserta berkaca mata dengan nomor peserta 15 ini tampak paling siap dan yakin menjadi juara pada ajang FLS2N yang digelar di aula Dinas Pendidikan Indramayu, Kamis (14/4) lalu.  Menampilkan lagu karya sendiri, iapun membawakan ciptaannya di depan dewan juri.

                        Kepada K2 FM, Gallan mengaku dirinya aktif bermain untuk band sekolah.  Tak dipungkiri karena konon ayahnya, Sunanto adalah musisi dan guru kesenian di salah satu SMA.  Dan hasilnya, karya Gallan oleh juri diganjar nilai total paling tinggi.  Kelebihan lain saat membawakan ciptaannya, Gallan memainkan keyboard yang sengaja ia bawa.

                        Peserta lain, Kuswiyanto (SMPN 1 Kedokanbunder) tak mau kalah dengan ‘anak kota’.  Kendati berasal dari kecamatan, bakat Kuswiyanto untuk so’al mencipta lagu sekaligus menampilkannya cukup bagus.  Karyanya ia beri judul Mereka Yang Mencintai Bangsa.  Kemudian ada Nida Ul Fitriyah (SMPN 1 Haurgeulis) yang juga pandai memainkan keyboard saat perform.  Nida mengusung lagu ciptaannya berjudul Indonesia Bisa.  Dan (lagi-lagi) siswa asal kecamatan punya bakat lebih untuk menjadi komposer.  Ia adalah Ayuni dari SMP Satu Atap 1 Gabuswetan.

                        Salah satu juri, Dra. Hj. Siti Ratnawati, MM berpesan agar anak-anak ini perlu mendapat pendampingan jika ingin terus menekuni bakat seni mereka dalam proses cipta lagu.  Sedangkan juri lain, Sri Maulinda N, S.Pd berharap supaya pemenang lebih matang lagi menyiapkan diri ke tingkat propinsi.  “Karena persaingan di sana lebih ketat, bahkan peserta dituntut bisa mengiringi dengan alat musik sendiri,” ujar guru kesenian SMA PGRI 1 Sindang ini.

                        Juri lain menilai bahwa pada ajang lomba cipta lagu, janganlah dilihat dari seberapa banyak jumlah pesertanya.  Menurutnya, jika memang ciptaan mereka murni hasil karya sendiri, maka sewajibnya diberikan apesiasi sebagai salah satu hak kekayaan intelektual nasional. Apalagi muncul dari seorang siswa yang baru duduk di SMP.  “Kalau untuk mendaftarkan ciptaan mereka ke Kemenkumham melalui Dirjen HAKI kayaknya terlalu jauh, tapi minimal lewat even FSL2N ini menunjukkan pelajar Indramayu berani dan mampu berbuat untuk seni,” tutur juri usai lomba.
         
                        K2 FM telah mengantongi nama-nama pemenang lomba cipta lagu tersebut, sayang panitia belum membolehkan menginformasikan ke peserta.  (Jeffry)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger