Home » » BOMAR Mengekspresikan Wajah Seni ’80-an

BOMAR Mengekspresikan Wajah Seni ’80-an

Written By K2-911FM on Jul 2, 2016 | 3:24 PM



INDRAMAYU – K2 FM – Sabtu,2/7-2016, 15:24 WIB

                        Kelompok Seni Bocah Margasari (BOMAR) Indramayu dinilai sebagai salah satu komunitas seni (musik) yang paling menonjol di era ’80-an.  Berdiri pada 1979, sekelompok pemuda blok Margasari jalan Letnan Sutejo ini kala itu boleh disebut mewarnai wajah seni Kota Mangga.

                        Bermula dari sekedar acara nongkrong bareng sambil iseng memainkan gitar akustik, 4 pemuda yang masih SMA ini mulai serius membuat group band.  Untungnya, Pemda setempat memberikan kesempatan memakai fasilitas instrumen musik.  Peluang ini tentu saja dimanfaatkan Dian, Sigit, Memphis dan Ateng untuk mengasah skill bermusik.

                        Era ’80 merupakan trend musik beraliran pop kreatif. BOMAR Band pun memainkan lagu-lagu Fariz RM, Mus Mujiono, Dian Pramana Putra dan lain-lain.  Pada jaman itu pula marak munculnya vocal group berkat tayangan acara ‘Wisata Nada’ oleh TVRI.  Vokal group adalah kelompok musik yang lebih mengedepankan harmonisasi vokal oleh sekitar 4 hingga lebih vokalis. Biasanya menyanyikan lagu-lagu daerah nusantara yang telah diaransemen.

                        Dari sinilah BOMAR melebarkan sayap, merekrut banyak anggota untuk menjadi personil vokal group.  Hebatnya, anggota rata-rata berasal dari kalangan anak-anak pejabat dan Pertamina.  Sejak itu BOMAR mendapat sebutan baru sebagai kelompok musik anak muda eksklusif.

                           Aktivitas BOMAR berikutnya menggelar Lomba Vokal Group, Pop Singer Contest dan sebagainya.  Pop Singer terakhir dihelat 2008, diikuti 335 peserta tingkat SMP/SMA se-Kabupaten Indramayu.  "Saya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Bomar atau Bocah Margasari. Asal tahu saja, saya juga anak Margasari", kata Yance, Bupati Indramayu waktu itu di sela sambutannya.

                        BOMAR menjadi magnet bagi kawula muda yang ingin menyalurkan hobi bermusik, ditambah adanya sosok aktor nasional asal Margasari, Eeng Saptahadi.  Eksistensi BOMAR selanjutnya merambah ke dunia Oprette, Pantomim dan Teater Musikal yang digawangi seorang Eeng Saptahadi, si pemeran Gito (bapaknya Joshua) di film layar lebar Joshua Oh Joshua dan telah membintangi ratusan sinetron ini.

                    Kelompok Seni BOMAR berencana mengadakan reuni antar lintas generasi pada hari Jum'at (8/7) di TIC Karaoke Indramayu.  "Sang penggagas reuni Eeng dipastikan hadir dari ibukota," kata ketua panitia REUNI BOMAR 2016 Wawang Irawan, SH, MH. (Jeffry)

       Vokal Group BOMAR.  (Dok. Bomar)

Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger