Home » , » ‘Chaossound’, Even Musik Jelang Revival Fest #2

‘Chaossound’, Even Musik Jelang Revival Fest #2

Written By K2-911FM on Nov 7, 2016 | 10:37 AM


INDRAMAYU – K2 FM – Senin,7/11-2016, 10:37 WIB

                        Even musik hingar bingar ‘Chaossound’ siap meramaikan Indramayu bulan ini. Pentas band-band beraliran underground bakal memuaskan dahaga metalheads/punker Kota Mangga.  Paling tidak setelah suksesnya gelaran Revival Fest : Summer of Noise dan Kebulen Metal Fest, even metal lain hanya berskala kecil.

                        ‘Chaossound’ digelar Minggu 13 Nopember 2016 di lapangan parkir GOR Dharma Ayu Indramayu.  Acara yang mulai open gate jam 9 pagi itu menampilkan Aftercoma, Romi & The Jahats, Under 18, Gore In Famous, Deadwith Falera, Kameradz, Leprosy, Bottle Bois, Errol, Flash Remains, Zrambah, Maggots Synod, Monkey 41, Dream Curse, Nuclear Eruption dan Freedown.
 
                        Hijau Manufaktur selaku penyelenggara menjelaskan, ‘Chaossound’ bisa disebut pemanasan menuju even akbar Revival Fest #2 tahun depan.  Ini membuktikan pihak Hijau Manufaktur telah matang meramu sajian musik bawah tanah secara berkelanjutan.

                        ‘Chaossound : Road To Revival Fest #2’ merupakan benang merah atas suksesnya gelaran Revival Fest #1 pada 24 April 2016 silam.  Panitia waktu itu mendatangkan band hardcore asal Solo Down For Life, Romi & The Jahats dan sejumlah band punk, gothic, dan death metal.

                        Publikasi dan penjualan tiket sudah disebar ke beberapa tempat.  Panitia mematok tiket pre sale Rp. 20 ribu dan on the spot Rp. 30 ribu.  “Penjualan tiket pre-sale ditutup besok (8 Nopember-red).  Selebihnya cuma bisa dibeli di lokasi,” kata Kumbank dari Hijau Manufaktur Project.

                        Agar lebih seru, saat acara berlangsung, di area venue GOR Dharma Ayu ditempatkan kegiatan penunjang berupa exibhition art, workshop sablon, booth merchandise, booth kuliner dan games.

                        Lebih lanjut jelas Kumbank, selain dijaga aparat berwenang, pihaknya berharap penonton sama-sama menjaga keamanan.  “Kami ingin membuat semua senang, jangan dikotori aksi brutal dan semacemnya,” tegas Kumbank kepada K2 FM via telpon.

                        Even metal diyakini tak pernah sepi penonton.  Dominan berkostum hitam, datang bergerombol plus pernak-pernik yang menghiasi ujung rambut hingga ujung kaki adalah pemandangan biasa yang sering dijumpai metalhead dan punker.  Pemandangan lain yaitu beragam tarian di depan panggung : headbanging, moshing, pogo, bahkan lebih ekstrim stage diving dan crowd surfing.

                        Sementara pada saat bersamaan, nun jauh di Solo Jawa Tengah juga digelar Rock In Solo.  Ajang tahunan berskala internasional itu memasuki penyelenggaraan ke-11 kalinya.  (Jeffry)


Revival Fest #1 di parkir GOR Dharma Ayu bulan April lalu.

     
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger