Home » , » Lady Roos Siap Perjuangkan Royalti Untuk Penyanyi Dangdut Daerah

Lady Roos Siap Perjuangkan Royalti Untuk Penyanyi Dangdut Daerah

Written By K2-911FM on Apr 13, 2017 | 12:27 PM

INDRAMAYU – K2 FM – Kamis,13/4-2017, 12:26 WIB

                        Artis penyanyi dangdut nasional asal Indramayu Lady Roos memiliki kepedulian besar terhadap keberadaan penyanyi dangdut/melayu di daerahnya.  Upaya yang tengah ia perjuangkan adalah ingin mensejahterakan mereka melalui pemberian royalti. Royalti diberikan atas penghargaan kepada insan dangdut Indramayu yang diakui memiliki banyak talenta.

                        Bersama para musisi dangdut Indramayu, penyanyi kelahiran 9 September 1975 ini siap membentuk wadah Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Indramayu.
 
                        “Kalau dulu royalti hanya diberikan untuk aranser dan pencipta lagu saja. Sesuai kebijakan PAMMI pusat, sekarang penyanyi dangdut dapat royalti,” kata pemilik hits Bantal Guling Bisa Bicara ini.

                        Artis dangdut yang kini tinggal bersama keluarganya di Karangampel Indramayu, Lady Roos memahami betul perkembangan musik dangdut daerah.  “Banyak karya musisi tarling dangdut daerah yang lagu-lagunya mencuat sehingga go nasional, contoh Juragan Empang.  Saya pikir  perlu ada PAMMI Indramayu sebagai kepanjangan tangan PAMMI pusat. Wadah ini diharapkan dapat merangkul mereka dan serius menangani soal hak mendapatkan royalti,” tutur artis dangdut era 90’an ini usai pentas di halaman gedung Dewan Kesenian Indramayu (DKI), Rabu (12/4).

                        PAMMI merupakan organisasi musisi dangdut diketuai oleh Rhoma Irama yang telah menjabat selama 5 periode. PAMMI saat ini terus melakukan upaya untuk mensejahterakan anggotanya yakni para penyanyi, pencipta, musisi dan produser rekaman dangdut.  Wadah ini beranggotakan para artis seperti Ikke Nurjanah, Cici Faramida, Endang Kurnia, Imam S. Arifin, Gabby Pareira dan segudang seniman dangdut tanah air.

                        Dikatakan Lady Roos, bahwa formatur kepengurusan PAMMI Indramayu sudah disusun dan siap diresmikan.  “Insya Allah diresmikan tanggal 25 April 2017 dan ketuanya adalah mas Sofyan, sang suami. Mohon dukungannya terutama dari DKI dan radio Kijang Kencana FM,” terang Lady Roos didampingi ketua DKI Sihabudin Lebe.

                        Di sisi lain, Sihabudin mewakili lembaga kesenian DKI sangat mengapresiasi rencana pembentukan PAMMI Indramayu.  “Dengan adanya PAMMI mudah-mudahan bisa melahirkan duta-duta dari Indramayu karena penyanyi-penyanyi daerah sudah dapat diterima di tingkat nasional, artinya kiprah mereka terwakili. Saya nitip pesan juga pada saat peresmian nanti mohon dihadirkan seniman-seniman muda untuk meramaikan acara, entah tari topeng atau jenis lainnya. Hal itu menyikapi banyaknya sanggar-sanggar seni Indramayu yang beranggotakan kalangan anak muda,” harapnya.

                        Bila organisasi ini berjalan, maka DPP PAMMI tidak bingung lagi memberikan kucuran dana ke Indramayu.  Selama ini pusat telah mengalokasikan anggaran lumayan besar, namun diberikan kepada siapa lantaran Indramayu belum dibentuk PAMMI.  Maka lewat ARDI (Anugerah Royalti Dangdut Indonesia) atas nama PAMMI, semoga rencana itu terwujud, tambah Lady Roos.

                         “Organisasi ini dibentuk untuk kepentingan kita semua, insan dangdut. Nilai royalti kita sebetulnya sangat besar.  Di Malaysia saja, nilai royaltinya bisa mencapai 600 miliar per-tahun.  Sementara kita, sepuluh persennya aja ngga sampai.  Padahal industri musik kita lebih besar. Ini menjadi tantangan yang sedang kita perjuangkan demi kesejahteraan insan dangdut di tanah air,” kata Rhoma dikutip Tribunnews.com.  (Jeffry)
Bang Haji Rhoma bareng crew K2 FM.
      
                       
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Kang Imron Jagat
Copyright © 2011. K2-911 FM | KIJANG KENCANA - All Rights Reserved
Template Created by Yudhi Harjo
Proudly powered by Blogger